Manufaktur Mesin Pemecah dan Pemisah Kuning Telur Otomatis

Authors

  • Muhammad Kevin Jordan Universitas Gunadarma
  • Sandy Suryady Universitas Gunadarma
  • Cokorda Prapti Mahandari Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.63891/impak.v2i1.104

Keywords:

Manufaktur, Mesin Otomatis, Pemisahan Kuning-Putih Telur, Pengelasan, Telur

Abstract

Telur terdiri atas kuning dan putih telur yang memiliki karakteristik serta fungsi berbeda, sehingga pemisahan keduanya menjadi tahap penting dalam berbagai proses pengolahan. Pada skala Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pemisahan secara manual umumnya dilakukan satu per satu dan berulang, sehingga membutuhkan waktu lama, mengurangi efisiensi kerja, serta berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan hasil. Penelitian ini mengusulkan pengembangan mesin pemecah dan pemisah kuning telur otomatis dengan fokus pada aspek manufaktur, yang meliputi perancangan pembuatan komponen, pemilihan proses produksi, pemilihan alat dan material pendukung, serta analisis perhitungan yang digunakan pada alat pendukung. Metode manufaktur yang diterapkan mencakup pemotongan, pengelasan, pembubutan, pengefraisan, dan pengeboran. Material rangka menggunakan besi hollow AISI 1020 berukuran 30 × 30 × 1,2 mm dengan panjang total 10378 mm, sedangkan komponen utama menggunakan SS 304 berukuran 1,5 m × 2 m × 1 mm. Hasil perhitungan menunjukkan kebutuhan kawat las sebesar 357,084 gram. Selain itu, kekuatan sambungan las yang diperoleh untuk material AISI 1020 sebesar 97,85 kg/cm² dan untuk material SS 304 sebesar 4,337 kg/cm². Temuan ini memberikan dasar teknis bagi proses pembuatan mesin yang lebih efisien untuk mendukung kebutuhan produksi berkelanjutan pada skala UKM.

Downloads

Published

2025-12-31